Ode
Ode (dari bahasa Yunani Kuno: ᾠδή, translit. ōidḗ ) adalah jenis sajak lira . Ini adalah puisi terstruktur yang memuji atau memuliakan suatu peristiwa atau individu, menggambarkan alam secara intelektual dan juga emosional. Ode klasik disusun dalam tiga bagian utama: strophe, antistrof, dan epode . Bentuk ode yang berbeda lainnya, seperti ode homostrofik dan ode tak beraturan.
Ode atau oda adalah puisi lirik berisikan semangat pujaan dalam nada agung dan tema serius. Ode berasal dari kata Yunani yang berarti nyanyian, karena puisi ini biasanya dinyanyikan dalam paduan suara sambil menari dalam drama-drama Yunani Kuno. Puisi ode diciptakan penyairnya dengan gaya panjang lebar, bahasa yang tertib, tulus, imajinatif, dan intelektual. Sasaran pujaan dalam ode biasanya pahlawan atau tokoh besar suatu bangsa.
Ode Yunani pada awalnya merupakan karya puitis yang ditampilkan dengan iringan musik. Seiring berjalannya waktu, mereka secara bertahap menjadi dikenal sebagai komposisi lirik pribadi baik dinyanyikan (dengan atau tanpa alat musik) atau hanya dibacakan (selalu dengan iringan). Instrumen utama yang digunakan adalah aulos dan lira (yang paling dihormati orang Yunani kuno).

Ada tiga macam bentuk ode: Pindaric, Horatian, dan irregular. Pindaric odes mengikuti bentuk dan corak Pindaros . Ode Horatian mengikuti konvensi Horatius, sesungguhnya Odes Horatius sengaja meniru gaya penulis lirik Yunani seperti Alkaios dan Anakreon . Odes tidak teratur menggunakan rima juga, tetapi bukan seperti bentuk tiga-bagian dari ode pindaric, ataupun bentuk dua atau empat baris ode horatian. Ode adalah sebuah puisi lirik. Itu menyampaikan emosi yang luhur dan terinspirasi. Itu adalah lirik dalam bentuk yang rumit, diekspresikan dalam bahasa yang imajinatif, bermartabat, dan tulus. Seperti liriknya, sebuah ode berasal dari bahasa Yunani.
Ode gaya Inggris
[sunting | sunting sumber]Lirik dalam ode gaya inggris bisa mengenai berbagai tema. Ode paling awal dalam bahasa Inggris, menggunakan kata dalam bentuk yang arkais, seperti pada ode Epithalamium dan Prothalamium karyaEdmund Spenser .
Pada abad ke-17, ode gaya inggris orisinal yang paling penting dibuat oleh Abraham Cowley . Ode ini merupakan iambik, tetapi memiliki pola panjang larik dan skema rima yang tidak teratur. Abraham Cowley mendasarkan prinsip Pindariques- nya pada kesalahpahaman tentang praktik metrik Pindar. Meskipun demikian, orang lain secara luas meniru gaya Cowley ini, salah satu yang menuai kesuksesan dan terkenal adalah John Dryden .
Dengan metrik Pindar yang lebih dipahami pada abad ke-18, gaya pindaric dalam ode mulai memudar. Meskipun, masih ada ode pindaric yang terkenal yaitu dari Thomas Grey, The Progress of Poesy, dan The Bard .
There was a time when meadow, grove, and stream,
The earth, and every common sight,
To me did seem
Apparelled in celestial light,
The glory and the freshness of a dream.
It is not now as it hath been of yore;—
Turn wheresoe'er I may,
By night or day,
The things which I have seen I now can see no more....
Our birth is but a sleep and a forgetting:
The Soul that rises with us, our life's Star,
Hath had elsewhere its setting,